Senin, 21 November 2011

AWAL MUSIM PENGHUJAN DAN GULA KELAPA


Awal musim penghujan merupakan musim yang kurang menguntungkan bagi para petani dan produsen gula kelapa, hal ini disebabkan oleh beberapa hal yang antara lain berupa :
  • Penurunan produksi nira dari mayang kelapa akibat kekeringan di musim kemarau
  • Nira yang dihasilkan bercampur dengan banyak air hujan sehingga kualitas nira yang dihasilkan menjadi kurang bagus dan hal ini mengakibatkan gula kelapa yang dihasilkan juga menjadi kurang berkualitas
  • Pohon kelapa yang harus dipanjat untuk diambil niranya menjadi sangat licin sehingga menimbulkan kerawanan terjatuhnya petani dari pohon kelapa
  • Pemasakan nira membutuhkan waktu yang lebih lama dari waktu standar, hal ini dikarenakan banyaknya air hujan yang harus diuapkan agar gula kelapa tetap bisa diproses.
Karena permasalahan di atas, dampak lanjutan yang terjadi adalah harga gula kelapa menjadi melambung, naik mencapai 30 hingga 50 % dari harga normal.

Permasalahan harga sebenarnya akan selalu mengikuti hukum alam maupun hukum pasar, dimana semakin sedikit tersediaan bahan baku gula kelapa maupun gula kelapa yang ada maka harga gula kelapa akan mengalami peningkatan.
Tetapi untuk para eksportir terutama gula kelapa kristal, permasalahan harga menjadi lebih ringan jika dibandingkan dengan permasalahan kontinuitas produksi akibat berkurangnya bahan baku.

Akibat berkurangnya bahan baku menyebabkan banyaknya permasalahan di jadwal produksi, dimana akhirnya kapasitas produksi menjadi menurun dan dampak lanjutannya adalah rescheduling shipment. Preseden yang kurang baik buat para shipper/eksportir apabila terjadi rescheduling karena hal ini akan menurunkan citra para eksportir dimata buyer.

Kesimpulan dari kondisi diatas adalah perencanaan produksi yang matang menjadi mutlak diperlukan saat memasuki awal musim penghujan

0 komentar:

Posting Komentar